account_circle admin
calendar_month 23 April 2026

Pastikan Standar Mutu, Kemenag Pamekasan Pantau Langsung Pelaksanaan UAN PKPPS Wustha Babus Salam

Pamekasan – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan terus berkomitmen dalam menjaga kualitas dan standar mutu pendidikan kesetaraan di lingkungan Pondok Pesantren. Hal ini ditegaskan melalui pemantauan pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tingkat Wustha di Pondok Pesantren Babus Salam, Jl. Kangenan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan. (Selasa, 21 April 2026).

Hadir memimpin monitoring tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Pamekasan, Nurul Ulum, didampingi oleh staf, Bambang S. Kehadiran tim monitoring ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai dengan prosedur.

Kepala PKPPS Wustha Babus Salam, Ustadz Karimullah menyampaikan, "berdasarkan data kehadiran, terdapat 14 peserta yang mengikuti ujian secara reguler sesuai jadwal, sementara 5 peserta tercatat akan mengikuti ujian susulan dikarenakan kendala kesehatan," paparnya.

Kasi PD Pontren, Nurul Ulum, memberikan apresiasi atas kesiapan pihak penyelenggara. Ia menekankan bahwa UAN PKPPS bukan sekadar formalitas kelulusan, melainkan tolak ukur mutu pendidikan pesantren yang diakui secara nasional.

"Kami ingin memastikan bahwa standar mutu tetap terjaga. Dari pantauan kami hari ini, pelaksanaan UAN PKPPS Wustha di PP Babus Salam berjalan sangat lancar dan kondusif. Integritas ujian dijaga dengan baik, dan suasana belajar santri tetap mendukung fokus mereka dalam mengerjakan soal," ujar Nurul Ulum.

Meskipun terdapat peserta yang harus mengikuti ujian susulan, Kemenag memastikan bahwa hak pendidikan para santri tersebut akan tetap terpenuhi melalui mekanisme jadwal susulan yang ditetapkan. Kondisi kondusif di PP Babus Salam ini diharapkan dapat terus bertahan hingga seluruh rangkaian ujian berakhir, guna mencetak lulusan PKPPS yang kompeten dan memiliki daya saing yang setara dengan pendidikan formal lainnya.

#KementerianSemuaAgama



Komentar