Pamekasan - Semangat membangun ekosistem Green Madrasah berbasis ekoteologi di Jawa Timur sebagaimana digagas dalam Proyek Perubahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan turut diperluas melalui peran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat.
Salah satunya dilakukan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Palengaan dengan membangun sinergi bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Penyuluh Agama Islam KUA Palengaan melakukan silaturahmi ke Ketua MWCNU setempat, Selasa (06/10/2026), di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sekar Anyar, Rombuh, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.
Agenda tersebut dilatarbelakangi oleh persoalan lingkungan hidup yang masih terjadi di masyarakat, di antaranya marak warga membuang sampah sembarangan, khusunya di aliran sungai, saat air surut.
Ahmad Mahbubi, Penyuluh Agama Islam KUA Palengaan menyampaikan, persoalan sampah di sungai bukan hanya kebersihan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan hidup.
"Kami ingin bersinergi dengan MWCNU Palengaan dalam menjaga lingkungan hidup tetap lestari. Tentu, kami akan gotong royong untuk hal tersebut," ucap Bobi, sapaan akrabnya.
KH. Shofaurrahman, Ketua MWCNU Palengaan menyambut baik atas kepedulian tersebut, dan siap berkolaborasi dengan KUA Palengaan.
"Hal ini sangat baik dan bermanfaat. Selanjutnya, akan kami bawa ke rapat harian Pengurus MWCNU Palengaan untuk diputuskan bersama," ujar Kiai Shofa.
Selain ke MWCNU, Penyuluh Agama Islam KUA Palengaan juga akan mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), MUI, pesantren dan elemen masyarakat lainnya dalam menyukseskan upaya tersebut.
calendar_today 2026-10-09
visibility 9
calendar_today 2026-10-09
visibility 7
calendar_today 2026-10-08
visibility 51
calendar_today 2026-10-06
visibility 106
calendar_today 2026-10-02
visibility 53
calendar_today 2026-10-02
visibility 194