Pamekasan - Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan menggelar penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) dan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Kemenag Pamekasan. Kegiatan yang diadakan di aula Gus Dur, kamis (22/1/26). Kegiatan ini diikuti oleh kepala satuan kerja madrasah serta kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Pamekasan.
Penandatanganan Perkin dan Pakta Integritas tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat akuntabilitas, integritas, serta profesionalitas aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Mawardi menegaskan bahwa aparatur Kementerian Agama tidak cukup hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara normatif. Ia mendorong seluruh kepala satker untuk terus berinovasi dan menghadirkan terobosan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Jangan hanya mengerjakan tupoksi kita. Kita harus lebih inovatif,” ujar Mawardi.
Ia mencontohkan praktik baik yang telah dilakukan sejumlah KUA di kabupaten lain, salah satunya dalam hal pengelolaan layanan digital. Menurutnya, KUA dengan pengelolaan digital terbaik dapat dijadikan model dan direplikasi oleh KUA lain.
Selain inovasi layanan, Mawardi juga mendorong penguatan program ekoteologi di lingkungan KUA. Menurutnya, upaya tersebut dapat diwujudkan melalui aksi sederhana namun berkelanjutan, seperti penanaman bibit tanaman sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Mawardi turut menekankan peran strategis penyuluh agama. Ia meminta agar para penyuluh benar-benar digerakkan untuk hadir di tengah masyarakat, menjadi agen perubahan, serta memberikan pendampingan keagamaan yang solutif.
Bagi satuan kerja yang belum mampu melahirkan inovasi secara mandiri, Mawardi menyarankan penerapan prinsip ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) dari praktik-praktik baik yang sudah berjalan.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sense of social atau kepekaan sosial di kalangan aparatur Kemenag. Menurutnya, kedekatan dan kepedulian sosial akan memperkuat kehadiran negara melalui pelayanan keagamaan dan pendidikan yang humanis.
Lebih lanjut, Mawardi menegaskan bahwa penandatanganan Perkin dan Pakta Integritas bukan hanya formalitas. Seluruh komitmen yang tertuang di dalamnya harus diimplementasikan secara konsisten dalam program kerja yang terukur.
“Harapannya, kinerja yang dibangun melalui Perkin ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan berharap tercipta budaya kerja yang berintegritas, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


calendar_today 2026-04-04
visibility 123
calendar_today 2026-04-04
visibility 34
calendar_today 2026-03-28
visibility 498
calendar_today 2026-03-19
visibility 962
calendar_today 2026-03-12
visibility 588
calendar_today 2026-03-10
visibility 65