Pamekasan – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Koordinasi Tim Kelembagaan dan Sistem Informasi bersama pengawas serta pengurus kelompok kerja RA dan madrasah se-Kabupaten Pamekasan di Aula Gus Dur, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum penguatan validitas data madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola kelembagaan dan kualitas layanan pendidikan.
Rapat koordinasi menghadirkan Ketua Tim Kelembagaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Huda, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengawas RA dan madrasah serta pengurus kelompok kerja RA dan madrasah se-Kabupaten Pamekasan.
Dalam pemaparannya, Syamsul Huda menekankan bahwa validitas data menjadi fondasi penting dalam mendukung tata kelola pendidikan madrasah. Data yang akurat dan sesuai dengan kondisi riil tidak hanya mendukung tertib administrasi, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program, pemetaan kebutuhan, serta penyaluran berbagai layanan dan bantuan kepada madrasah.
Ia menjelaskan bahwa pembaruan data perlu difokuskan pada empat aspek utama, yaitu profil lembaga, data peserta didik, data guru dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana. Seluruh komponen tersebut harus diperbarui secara berkala agar menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada aspek profil lembaga, identitas madrasah perlu disesuaikan dengan dokumen resmi. Data peserta didik juga harus dipastikan valid dan selaras dengan sistem pendataan. Sementara itu, data sarana dan prasarana diharapkan mencerminkan kondisi sebenarnya di madrasah guna mendukung perencanaan kebutuhan serta pengajuan bantuan. Pembaruan data guru dan tenaga kependidikan juga menjadi perhatian untuk mendukung kelancaran berbagai layanan administrasi sesuai ketentuan.
Selain pembaruan data, Syamsul Huda mengingatkan pentingnya memastikan seluruh persyaratan administrasi bantuan operasional dipenuhi sesuai ketentuan. Madrasah juga diharapkan menyampaikan laporan pertanggungjawaban Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara tepat waktu sebagai wujud transparansi, akuntabilitas, dan tertib administrasi.
Ia turut mengingatkan pentingnya pemenuhan administrasi kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku agar penyelenggaraan layanan serta pengembangan madrasah dapat berjalan secara optimal.
Menanggapi pentingnya penguatan validitas data madrasah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Mawardi, menegaskan bahwa pengelolaan data merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan madrasah.
"Pengelolaan data yang akurat bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan madrasah," ujar Mawardi.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengelolaan data di lingkungan RA dan madrasah semakin berkualitas sehingga mampu mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, dan tepat sasaran.


calendar_today 2026-08-18
visibility 156
calendar_today 2026-08-17
visibility 22
calendar_today 2026-08-16
visibility 9
calendar_today 2026-08-14
visibility 41
calendar_today 2026-08-13
visibility 49
calendar_today 2026-08-13
visibility 67